Rakyat Berbicara

Aliansi Mahasiswa Anti Jokowi Dukung #2019GantiPresiden

Jakarta – Sekelompok mahasiswa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Anti Jokowi (AMANJO) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Megaria, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/8/2018).

Aksi unjuk rasa dilakukan lantaran mereka menilai selama kepemimpinan Jokowi banyak hal yang berjalan tidak sesuai dengan yang diharapkan.

“Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia atau kasus BLBI, masih tak jelas di era Jokowi. Ditambah lagi KPK mengaku belum punya alasan memeriksa mantan Presiden Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua Umum PDIP,” kata Santos disaat menggelar aksi.

Di samping itu alasan mereka menolak Jokowi kembali terpilih di Pilpres 2018 lantaran persoalan pendidikan yang tidak seimbang antara pulau Jawa dan Indonesia Timur.

“Persoalan pendidikan yang belum merata antara Jawa dan Indonesia Timur. Tidak hanya bagaimana pendidikan diharapkan mampu menciptakan lulusan berkualitas namun banyak juga infrastruktur pendidikan yang tak layak pakai,” cetusnya.

Selain itu, Santos juga menyinggung soal masih tidak jelasnya mengenai kasus megakorupsi. Pasalnya meski koruptor Setya Novanto sempat ikut menyebutkan nama Pramono Anung, Puan Maharani, dan Ganjar Pranowo dalam sidang e-KTP. Namun KPK tak kunjung memanggil tiga politikus partai penguasa pemerintah itu.

Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk menolak Jokowi sebagai capres 2019. Alasannya  banyak janji kampanye saat Pilpres 2014 tidak dipenuhi, salah satunya seperti pembangunan 50.000 puskesmas di perbatasan. Kemudian masih banyak rakyat yang hidup dalam kemiskinan.

“Lalu arah pembangunan pemerintah belum jelas dan Jokowi terkesan hanya pencitraan,” pungkasnya.

Di samping itu massa juga terlihat membawa sejumlah spanduk yang intinya bertuliskan ajakan untuk tidak memilih Jokowi di Pilpres 2019.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jari 98 Siap Menagih Janji Reformasi 98.

Copyright © 1998 Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98).

To Top
Close